Bos Honda MotoGP Mundur

Prinsipal tim Honda Racing Corporation (HRC) Livio Suppo sekarang telah pasti untuk memutuskan pensiun setahun sebelum kontraknya berakhir, pada Senin (13/11), hanya sehari setelah Marc Marquez menjadi juara dunia MotoGP 2017.

 

Tahun ini telah berhasil membawa hasil yang sangat sempurna bagi HRC di kelas MotoGP dengan menyapu bersih tiga gelar yang ada : juara dunia pembalap, tim, dan kosntruktor. Lalu apa yang menjadi alasan bagi Suppo untuk mundur ?

 

” Saya berpikir bahwa ini merupakan saat yang tepat setelah satu musim di mana kami akhirnya bisa memenangi triple crown. Saya sudah di sini (MotoGP) selama 22 tahun dan saya ingin pergi dalam kondisi puncak,” kata Suppo.

 

Pria asal Negara Italia tersebut bergabung dengan team Ducati pada 1999 dan memainkan peran kunci ketika tim Italia tersebut melakukan debut di MotoGP pada musim 2003, termasuk ketika Casey Stoner menjadi juara dunia pada 2007.

 

Pada tahun 2010, dia pindah ke HRC sebagai direktur komunikasi dan marketing, dan sejak tahun 2013 merangkap sebagai prinsipal atau kepala HRC. Pada musim 2011, dia ikut berperan untuk menghadirkan Stoner ke Repsol Honda dan meraih gelar juara dunia.

 

” Saya berpendapat bahwa ini merupakan keputusan yang tepat untuk pergi sekarang karena saya masih punya kontrak satu tahun lagi bersama HRC. Dan pada saat ini HRC sudah bisa mengendalikan semuanya untuk tahun depan. Para pembalap dan sponsor sudah dikontrak, jadi sebagian besar tugas saya sudah tuntas untuk musim depan, ” ujarnya.

 

” Akan lebih sulit bagi saya untuk melakukan tugas tahun depan karena tahu pada akhir tahun saya ingin pergi. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *